Bagaimana kita bisa memaknai kebebasan finansial? Kenapa kebebasan finansial itu penting? Apa saja tahapan menuju kebebasan finansial dan bagaimana kita bisa mencapainya? Apa yang paling penting diingat untuk mencapai kebebasan finansial? Yuk, kupas tuntas semuanya di artikel ini!

Apa arti kebebasan finansial?

Menurut Investopedia.com, meraih kebebasan finansial berarti memiliki tabungan, investasi dan uang tunai yang cukup untuk membiayai gaya hidup yang kita inginkan untuk diri dan keluarga kita, dan mempunyai sumber pendapatan yang terus berkembang. Artinya, kita bebas untuk menjalani hidup yang kita inginkan tanpa harus terikat untuk mempunyai pekerjaan dan harus mendapatkan sejumlah uang dalam setiap tahunnya.

Kenapa kebebasan finansial penting untuk kamu?

Kebebasan finansial memberikan ketenangan dan keleluasaan tertentu untuk mereka yang memilikinya. Banyak orang yang mengalami masalah yang berkepanjangan dan pikiran yang tidak tenang karena faktor ekonomi. Walaupun uang tidak bisa membeli kebahagiaan, tapi uang bisa memberikan kita kesempatan yang mungkin tidak dimiliki orang yang tidak mempunyai uang, dan uang juga bisa memberikan kita lebih banyak pilihan daripada orang yang tidak mempunyai uang. Kesempatan dan pilihan inilah yang bisa berkontribusi kepada ketenangan pikiran kita dan keluarga kita.

Apa saja tahapan menuju kebebasan finansial?

Bagaimana tahapan menuju kebebasan finansial? Yuk, simak penjelasan komplitnya di bawah ini.

  1. Dependency – artinya kamu belum mempunyai kemerdekaan finansial. Kamu masih harus bergantung pada pihak lain untuk memenuhi semua kebutuhan kamu. Jika kamu masih harus dibantu oleh orangtua, mempunyai level pengeluaran lebih tinggi daripada pendapatan, atau mempunyai tagihan pembayaran kartu kredit atau cicilan hutang lainnya yang lebih besar daripada pendapatan kamu setelah dikurangi pajak, artinya kamu masih berada di tahap “ketergantungan finansial”.
  2. Solvency – pada tahap ini kamu mulai perlahan menjajaki tahap kemerdekaan finansial. Kamu bisa memenuhi semua kewajiban, kebutuhan, dan keinginan keuanganmu dengan baik tanpa bantuan orang lain. Kamu ada di tahapan ini ketika kamu tidak lagi harus menambah jumlah utang, dan pendapatan kamu selalu lebih tinggi dari semua pengeluaran yang kamu lakukan. Kamu sudah berada di tahap “kecukupan”.
  3. Stability – fondasi kemerdekaan finansial kamu jadi lebih kuat pada tahap ini. Di sini kamu sudah bebas dari semua utang, telah memiliki tabungan dana darurat, dan pendapatanmu setelah dikurangi pajak telah mencukupi semua pengeluaranmu. Di tahap ini bisa dibilang kamu sudah mempunyai “kestabilan keuangan.”
  4. Free Agency – kamu ada di level ini ketika kamu bisa hidup dan bekerja dari manapun dan bagaimanapun yang kamu inginkan. Kamu sudah melunasi semua cicilan, kamu punya tabungan dengan jumlah yang sangat mencukupi kamu sehari-hari, dan punya beberapa investasi yang mampu menanggung kehidupan kamu. Disini, kamu sudah sampai tahap dimana kamu bisa berhenti kapan saja dari pekerjaan kamu, dan kamu nggak perlu khawatir tentang keuanganmu.
  5. Security – ini adalah tahap dimana kamu bisa merasakan kebebasan finansial yang sesungguhnya. Disini, tabungan, dana pensiun, dan pendapatan investasi kamu semuanya bisa mencukupi kebutuhan kamu sepanjang sisa hidup kamu tanpa harus kamu bekerja lagi. Artinya, walaupun kamu tidak bekerja seharipun, kamu bisa menikmati punya tempat tinggal, punya akses ke makanan, pakaian, dan transportasi sehari-hari, serta membayar semua tagihan seperti listrik, telepon, air, dan lainnya. Kamu sudah memiliki “keamanan” dalam hal keuangan.
  6. Independence – Kalau di tahap sebelumnya, kamu bisa memiliki standard gaya hidup yang dasar, di tahap ini tabungan dana pensiun, tabungan dana darurat, dan pendapatan dari investasi pasif kamu sudah cukup untuk membiayai seluruh gaya hidup yang kamu inginkan. Jadi kalau kamu tidak harus bekerja, namun kamu tetap bisa makan di restoran yang kamu inginkan, beli barang dan pakaian sesuai yang kamu inginkan, dan tetap bisa hidup dengan nyaman, kamu berada di tahap ini.  Disini, kamu sudah benar-benar menerapkan dan memiliki “kebebasan finansial.”
  7. Abundance – Di tahap ini kamu bukan hanya bisa bebas menjalani hidup yang kamu inginkan, tapi kamu juga bebas melakukan apapun yang ingin kamu lakukan selain gaya hidupmu sehari-hari. Mau jalan-jalan tiap tahun? Berdonasi besar-besaran? Mensponsori acara? Berinvestasi di bisnis? Bebas, semuanya bisa kamu lakukan tanpa harus bekerja seharipun. Nah, kalau kamu bisa mencapai tahap ini, kamu sudah mencapai tahap “abundance” ini, atau artinya “berkelimpahan”. Tapi kata kuncinya, “tanpa harus bekerja” lagi ya. Kalau kamu tetap harus bekerja keras sepanjang bulan untuk bisa hidup seperti itu, ya artinya kamu belum sampai di tahap berkelimpahan.
Baca Juga  Puasa Senin Kamis: Keutamaan, Niat, Manfaat & Panduan Lengkapnya

Kira-kira kamu ada di tahapan yang mana? Kalau ingin pensiun dengan tenang, disarankan kamu setidaknya sudah mencapai tahapan yang ke-5, ya!

Bagaimana cara menuju kebebasan finansial?

Menurut Investopedia.com, berikut cara-cara kamu bisa meraih kebebasan finansial ini.

  1. Tetapkan tujuan hidup. Berapa jumlah uang yang ingin kamu miliki? Bagaimana gaya hidup yang sesuai untuk kamu? Tentukan tujuan kamu dan rancang langkah-langkah apa yang akan kamu lakukan untuk mencapai hal tersebut.
  2. Ketahui budget yang kamu perlukan untuk mendapatkan semua kebutuhan keuangan kamu.
  3. Usahakan untuk mempunyai utang sesedikit mungkin, dan kalau bisa bebas utang, akan jauh lebih baik.
  4. Potong tabungan secara otomatis dari rekening pendapatan kamu, sehingga kamu tidak perlu repot-repot menyisihkan uang setiap bulan. Namun, kamu tetap bisa menikmati hasilnya setelah sekian tahun.
  5. Jaga baik-baik semua barang yang kita miliki, termasuk diri kita dan kesehatan kita. Pastikan semuanya sebisa mungkin tetap dalam keadaan prima. Health is the ultimate wealth! Kesehatan itu benar-benar merupakan suatu bentuk kekayaan yang hakiki.

Pesan terpenting tentang kebebasan finansial

Nah, bagaimana? Kira-kira berapa tahapan lagi yang harus kamu lalui untuk mencapai kebebasan finansial? Mina yakin, banyak yang masih harus berjuang. Pesan terpenting di artikel ini adalah pastikan bahwa kamu yakin dan percaya bahwa kamu bisa meraih kebebasan finansial. Financial Planning Associations of Australia menerbitkan laporan yang berjudul “Live the Dream:  Research into Australians living successful life.” Apa isi laporannya?

Baca Juga  5 Prinsip Manajemen Keuangan Keluarga Agar Tetap Harmonis

Well, ternyata, 96% dari orang yang menjalani kehidupan impian mereka mempunyai keyakinan diri bahwa mereka mampu mewujudkan kehidupan yang mereka inginkan. Jadi, langkah pertama, pastikan dan yakinkan diri kamu bahwa kamu bisa.

Bagaimana kalau ternyata sulit untuk merasa yakin? Nah, artinya, ada lebih banyak lagi “pekerjaan batin” yang harus kamu lakukan. Tanyakan kepada diri kamu kenapa kamu merasa tidak yakin kamu bisa mewujudkan kehidupan yang sesuai keinginan kamu. Misalnya, kamu merasa bahwa “kamu tidak pintar cari uang” atau “kamu tidak pintar menyimpan uang”.

Lalu, tanyakan lagi, dari mana pikiran itu berasal, dan apakah benar keyakinan kamu itu? Jika kamu dilanda rasa bersalah akan kesalahan kamu di masa lalu, maafkan diri kamu dan buat komitmen untuk berperilaku lebih baik mulai hari ini. Jika ada orang lain yang membuat kamu selalu merasa seperti itu, maafkan orang tersebut, dan buat keputusan untuk siap melihat diri kamu dengan kacamata yang berbeda, dengan pandangan yang berbeda akan diri kamu, kemampuan kamu, dan apa yang mungkin untuk kamu capai dan lakukan.

Sebagai manusia, kamu sudah dikaruniai Allah SWT dengan kemampuan untuk berkehendak bebas (free will). Kamu bebas menentukan kehendak kamu sendiri. Hormati dan syukuri hadiah dan karunia dari Allah SWT tersebut dengan serius memikirkan apa keinginan kamu dalam hidup, termasuk level kebebasan finansial seperti apa yang sebenarnya kamu inginkan. Jadi, kamu bebas untuk saat ini mulai menentukan dan berkehendak jadi orang yang pintar cari uang, pintar menyimpannya, dan pintar mengembangkannya menjadi kebebasan finansial, tidak peduli seperti apapun kehidupan kamu yang kemarin.

Baca Juga  Mau Investasi Yang Menguntungkan? Ini 5 Alasan P2P Lending Bisa Jadi Pilihan

Dengan keyakinan yang kuat bahwa kamu bisa, mintalah kepada Allah SWT untuk dapat membantu kamu mewujudkan keyakinan tersebut dengan memberikan kamu petunjuk tentang hal itu serta mengilhami kamu dengan perilaku dan ilmu yang berguna untuk mewujudkan keinginan memiliki kebebasan finansial tersebut.

So, are you ready to be financially independent?  It’s your decision!

Artikel ini adalah bagian pertama dari Serial Kebebasan Finansial dari ALAMI untuk menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 2020.

Mari jalani langkah lebih dekat lagi menuju kebebasan finansialmu dengan menjadi pendana di ALAMI dan dapatkan imbal jasa menarik untuk mengembangkan uangmu. Platform peer-to-peer financing syariah ALAMI mempertemukan UKM dengan pendana. Teknologi kami menganalisa ratusan data untuk menghasilkan pembiayaan yang memiliki kualitas dan kredibilitas yang baik. Daftar sekarang untuk menjadi pendana ALAMI dan nikmati kemudahan proses pembiayaan syariah yang lebih efisien, akurat dan transparan.