Hak pemilik terhadap asset perusahaan setelah dikurangi liabilitas (kewajiban).

Ekuitas

Salah satu istilah akuntansi, yang memiliki definisi sebagai besarnya hak yang harus dikeluarkan oleh pemilik usaha untuk memenuhi operasional perusahaan yang nantinya harta tersebut mengalami residu atau pengurangan karena kewajiban yang harus dibayarkan seperti hutang dan beban. Secara sederhana, equity merupakan hak pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi kewajiban.

“Ekuitas (equity) = Aktiva (Aset) – Hutang (liabilitas)”

Sebagai contoh, suatu perusahaan memiliki aset yang dapat mendukung operasional perusahaan seperti komputer, meja, kursi, dan lain-lain. Namun di tahun berikutnya, perusahaan memiliki kewajiban berupa beban biaya yang harus dibayarkan atas perbaikan komputer perusahaan. Kemudian, setelah kewajiban tersebut dibayar oleh perusahaan, maka nilai aset yang tersisa itulah dikenal sebagai ekuitas.

Nilai dari equity tidak selalu positif, namun bisa saja menjadi negatif apabila nilai kewajibannya lebih besar daripada nilai asetnya, dan hal ini biasanya dikenal dengan istilah defisit. Namun, alangkah baiknya jika nilai suatu ekuitas itu positif, atau liabilitasnya lebih kecil daripada nilai asetnya.  Maka dari itu, agar perusahaan tidak mengalami defisit, sebaiknya perusahaan mengatur nilai equitynya dengan baik. Nilai ini dapat dihitung dengan mencatat semua aset dan kewajiban (liabilitas) yang dimiliki oleh perusahaan.

Lima Elemen di Dalam Ekuitas

Modal Disetor

Modal disetor merupakan jumlah uang yang ditempatkan atau disetor oleh pemegang saham. Modal disetor dibagi lagi menjadi dua bagian, antara lain:

  • Modal saham adalah jumlah lembar saham yang beredar
  • Agio dan Disagio Saham adalah perbandingan antara banyaknya jumlah pemegang saham dengan jumlah nominal saham yang ada.

Laba Ditahan

Laba ditahan merupakan sebagian atau keseluruhan laba yang diperoleh perusahaan yang tidak dibagikan oleh perusahaan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen.

Modal Penilaian Kembali

Modal penilaian kembali merupakan sisa-sisa modal periode sebelumnya yang kemudian dimasukkan ke dalam periode selanjutnya. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan sisa modal pada periode sebelumnya untuk kebutuhan bisnis di masa depan.

Modal Sumbangan 

Modal sumbangan merupakan modal yang diperoleh oleh perusahaan, yang berasal dari sumbangan oleh pihak lain. Dengan begitu, perusahaan akan mendapatkan aset-aset baru tanpa perlu mengeluarkan modal.

Modal Lainnya

Jenis elemen modal yang terakhir ialah modal lainnya. Modal lainnya merupakan modal yang didapatkan dari berbagai macam cadangan, seperti modal ekspansi, penurunan harga persedian, cadangan pelunasan obligasi, dan lain-lain.

4 Jenis Ekuitas

Rumah

Merupakan selisih dari nilai rumah tersebut dengan jumlah hutang hipoteknya. Jenis equity ini merupakan hal penting agar orang yang ingin membeli atau menjual rumah mendapatkan keuntungan. Jika ia meminjam uang dari bank untuk membeli rumah dan harga jual rumahnya melebihi nilai yang ia pinjam dari bank, maka nilai rumahnya positif.

Pemegang Saham

Merupakan jumlah uang yang akan dikembalikan kepada pemegang saham, apabila semua aset perusahaan telah dilikuidasi dan semua hutangnya dibayarkan. Jenis equity ini biasanya dijadikan sebagai faktor penentu kondisi keuangan perusahaan dan menjadi nilai dari perusahaan itu sendiri. Nilai ini menjadi penting karena dapat menjadi acuan investor untuk menentukan ketertarikannya terhadap perusahaan tersebut.

Pemilik Perusahaan

Jenis equity ini kurang lebih hampir sama dengan ekuitas pemegang saham. Pada equity pemegang saham keuntungan perusahaan dalam bentuk dividen yang akan dibagikan kepada pemegang saham, sedangkan pada equity pemilik perusahaan biasanya diterapkan kepada usaha yang tidak masuk ke dalam bursa efek. Adapun seluruh keuntungan yang didapat akan masuk ke dalam kantong pemilik usaha, maka dari itu nilai ekuitasnya menjadi nilai ekuitas dari pemilik usaha.

Pembiayaan Ekuitas

apabila perusahaan memiliki usaha yang berhasil namun tidak mendapatkan profit yang berarti untuk perusahaan, pembiayaan equity menjadi salah satu siasat agar perusahaan mendapatkan modal. Adapun caranya, dengan menjual saham atau kepemilikan perusahaan kepada investor, kemudian hasil penjualan ini akan digunakan untuk pengembangan perusahaan.

Sumber:

https://www.simulasikredit.com/apa-itu-ekuitas-definisi-ekuitas/

https://www.wibowopajak.com/2014/03/pengertiandefinisi-laba-ditahan.html#:~:text=Pengertian%2FDefinisi%20Laba%20Ditahan%20(Retained%20Earnings)%20adalah%20%3A,pemegang%20saham%20dalam%20bentuk%20dividen.

https://www.paper.id/blog/finansial-umkm/apa-itu-ekuitas/

https://www.jurnal.id/id/blog/ekuitas-memahami-definisi-jenis-dan-unsurnya/

https://fintekmedia.id/post/apa-itu-ekuitas-pengertian-dan-5-elemen-modal-dalam-bisnis

Yuk, lakukan hijrah finansial melalui pendanaan untuk UKM dengan prinsip syariah dan didukung proses yang nyaman, aman, dan efisien dengan teknologi. Platform peer-to-peer financing syariah ALAMI mempertemukan UKM dengan pemberi pendana. Teknologi kami menganalisa ratusan data untuk menghasilkan pembiayaan yang memiliki kualitas dan kredibilitas yang baik. Daftar sekarang untuk menjadi pendana ALAMI dan nikmati kemudahan proses pembiayaan syariah yang lebih efisien, akurat dan transparan.

ALAMI juga telah meluncurkan ALAMI Android Mobile App. Klik link ini untuk install ALAMI Mobile App sekarang!