Kisah Nouman Ali Khan Hijrah pada Islam dari Agnostik Menjadi Dai Luar Biasa

1338
Sumber : http://muslimgirl.com/
Sumber : http://muslimgirl.com/

Nama Nouman Ali Khan bukan nama yang asing bagi yang sering mendengarkan ceramah di sosial media. Pengikutnya di sosial media begitu banyak dan beberapa video ceramahnya di Youtube ga sedikit yang mencapai jutaan penonton. Ia pun juga juga dinobatkan sebagai salah satu dari 500 muslim paling berpengaruh di dunia oleh Royal Islamic Strategic Studies Centre Jordan.

Cara ia menyampaikan ceramah begitu memikat banyak orang. Gaya penyampaian dan cara ngejelasin yang kekinian cocok didengerin banyak kalangan termasuk milennial. Pengetahuannya begitu luas dan intepretasi ayat qurannya begitu dalam. Ia menyampaikannya secara komprehensif dan mudah diterima secara logika. 

Tapi siapa sangka bahwa kemampuan dan pengetahuannya pada Islam baru ia pelajari ketika masa kuliah. Nouman muda bukanlah orang yang taat bahkan ia meragukan tentang Tuhan dan cenderung agnostik. Terhadap Islam bahkan dulu ia memiliki perspektif negatif padanya.

Pada suatu sesi ceramahanya di Youtube ia bercerita kisahnya kembali hijrah pada Islam. Yaitu saat ia di perkuliahan dan ada kawannya yang merupakan bagian dari organisasi muslim mengajaknya untuk ikut kajian bareng. Berangkatlah Nouman ia kesana.

Ketika sampai di tempat yang diinformasiin, ia sebenernya ragu untuk melanjutkan niatnya. Karena disana hanya ada dua orang, yang satu pegang flyer dan sebuah box pizza di meja. Salah satu dari mereka melihat Nouman dan memanggilnya untuk setidaknya makan pizza bareng. Lalu kemudian mereka saling bercakap-cakap dan berdiskusi sebagaimana teman pada umumnya.

Pada saat pulang salah satu dari mereka ngajak untuk pulang bareng dengan mobilnya. Sepanjang jalan Nouman bahkan banyak mengkritik tentang Islam, dengan kata-kata yang buruk, dan nyampein keraguaannya pada Qur’an yang ngga masuk akal. Sementara temennya ngga ngebalesnya, hanya mendengar apa yang disampein.

Pada sela perjalanan, kawan dari Nouman ini izin membelokkan mobilnya sebentar untuk menunaikan sholat. Ia tidak mengajak Nouman karena memahami jalan pikirannya saat itu yang masih meragukan Islam. Namun Nouman ngerasa entah ada yang membisiknya untuk ikut sholat bareng ke dalam. 

Nouman pun lupa bagaimana caranya sholat karena sudah begitu lama ia ngga melakukannya. ia gabung di rakaat ketiga dan ketika imam salam, Nouman juga ikut salam tanpa menyelesaikan sisa sholat yang harusnya dilakuin. Meskipun bukan sholat yang sempurna, hal itu memberinya ketentraman.

Di sepanjang perjalanan pulang Nouman yang tadinya mencela tentang Islam menjadi hanya diam. Nouman hanya pulang ke rumah dan kepikiran untuk mencari tahu bagaimana caranya sholat lagi.

Dari situlah kemudian Nouman berubah atau hijrah untuk belajar lagi tentang apa itu Islam. Ia bilang kalo bukan karena muslim society di tempat kuliahnya maka dia ga bakalan berdiri seperti saat ini.

Ia berpesan bahwa banyak anak-anak muda lain yang saat ini mungkin mempertanyakan tentang agama dan tuhan. Maka kita punya peran untuk bisa mendakwahkan kepada mereka. Mereka yang berpikir mempertanyakan tentang keberadaan tuhan, ketika suatu waktu menemukan kebenaran bisa jadi ia akan lebih patuh dibanding orang kebanyakan.

Maka kalo ada orang yang saat ini bandel janganlah dicelanya. Islam dateng dengan kecintaan, maka sampaikanlah juga dengan penuh kecintaan. Bimbinglah mereka untuk nemuin apa itu Islam.

“Kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; maka itu, kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Q.S. Al-Furqon:70)

Meskipun Nouman baru mulai belajar Islam kembali di masa perkuliahan namun pengetahuan dan bagaimana ia menyampaikan tentang Islam sangatlah luar biasa. Saat ini ia mengajarkan tentang Quran serta bahasa arab. Disamping itu ia juga ngediriin Institut Bayyinah sejak tahun 2005. 

Ia pun saat ini rajin berceramah keliling dunia. Banyak tiketnya yang sudah habis terlebih dahulu sejak jauh hari. Seperti acara terdekatnya di Indonesia yaitu pada bulan November dalam acara Story Night: Whisper in Jakarta, belum hitungan sehari tiketnya sudah langsung habis.

ALAMI juga akan terlibat dalam acara tersebut sebagai sponsor dan akan menyediakan booth bagi mereka yang juga ingin #HijrahFinansial. Karena semangat Nouman Ali Khan dan semangat ALAMI dirasa sama untuk sama-sama berhijrah dan berupaya menuju kebaikan.

Kita ga pernah tau kehidupan seseorang kedepan itu seperti apa. Belum tentu orang yang saat ini terlihat tersesat tapi di kemudian hari jadi orang yang patuh terhadap agama. Kita bisa lihat bagaimana dulu bencinya Umar bin Khattab kepada Rasul. Bahkan ia sempat ingin membunuh dengan tanggannya sendiri. Tapi kemudian ia bisa berubah menjadi sahabat nabi dan salah satu khalifah setelah wafatnya.

“Your sin is not greater than God’s mercy.”

NOUMAN ALI KHAN

Islam datang dengan kedamaian. Ketika orang lain memperolok-olok Islam mungkin pengetahuan Islam belum datang kepadanya. Janganlah dateng dengan segala penilaian yang buat orang akhirnya benci. Dengarkan dan tunjukilah perilaku yang baik, seperti bagaimana kawan Nouman Ali Khan dulu membimbingnya dari seorang yang agnostik. 

“The real dawah to Islam is the character of a Muslim.”

NOUMAN ALI KHAN

Bimbinglah orang-orang yang belum mengenal Islam dengan penuh rahmat, sebagaimana quran datang dengan penuh rahmat. Ketika mereka sudah menyadari tentang kebenaran yang disampein dalam quran maka semua orang bisa untuk hijrah pada jalan yan lebih baik. Termasuk juga dalam hal #HijrahFinansial. Dalam hal hijrah finansial kita bisa mempelajarinya bersama dengan ALAMI. ingin tahu lebih lanjut tentang ALAMI klik disini

Referensi: