Masih banyak yang belum tahu, bingung, atau ragu-ragu tentang P2P syariah seperti ALAMI. Apakah kamu salah satunya? Nah, mungkin kamu perlu membaca artikel yang satu ini. Disini, ALAMI ngobrol dengan Mbak Dwi, dari PT Satria Gemilang Abadi. Beliau adalah salah satu pendana ALAMI yang sudah mendanai lebih dari 5 kali invoice financing yang ada di ALAMI. Mau tahu lebih lanjut kenapa beliau mencoba P2P syariah? Mengapa beliau memilih ALAMI sebagai tempat beliau melakukan pembiayaan P2P syariah? Terus, bagaimana pengalamannya mendanai di ALAMI? Yuk simak di artikel yang satu ini!

Interview dengan Funder ALAMI: P2P Syariah Bersama ALAMI, Transparan dan Lebih Berkah 1

Apa penyebab Mbak Dwi mulai tertarik untuk mendanai dengan instrumen P2P syariah?

Awalnya karena kami ingin mencoba P2P dengan konsep syariah, karena kita ingin pembiayaan yang kita lakukan lebih berkah.

Mengapa akhirnya Mbak Dwi memilih ALAMI?

Karena kita ingin mencoba P2P dengan konsep syariah, maka kita memilih ALAMI. Selain karena syariahnya, juga karena kita melihat bahwa produk yang ditawarkan adalah invoice financing, dan payor yang dipilih juga sangat kredibel.

Selain itu juga karena kita melihat proses pendanaan di ALAMI sangat transparan. Informasi yang disediakan sangat jelas. Kita disediakan factsheet untuk melihat payornya, tenornya, dan juga ujrahnya (imbal hasil) seperti apa.

Seberapa penting nilai syariah untuk Mbak Dwi?

Sebenarnya, sebelum melakukan pendanaan ini, saya belum begitu paham tentang syariah. Tapi dengan bersama ALAMI, saya jadi belajar aspek syariah. Misalnya, bahwa pendanaan bisa menggunakan berbagai akad yang berbeda, misalnya mudharabah. Selain itu juga dengan P2P syariah lebih transparan, karena kita diberikan factsheet itu tadi.

Baca Juga  Serial Hijrah Finansial: 3 Trik Mencari Nilai Ibadah dalam Bekerja

Bagaimana pengalaman Mbak Dwi selama mendanai di platform ALAMI?

Saya sudah mendanai di platform ALAMI sebanyak lebih dari 5 kali. Selama menggunakan platform, menurut saya flow platform dan informasi yang disajikan sudah sangat jelas.

Bagaimana Mbak Dwi memilih project pendanaan dan bagaimana keberhasilannya?

Saya memilih project pendanaan dengan mempertimbangkan payornya, risiko yang ada di project tersebut, dan ujrah yang akan didapat. Tingkat keberhasilannya 100% sejauh ini dan pengembaliannya pun memuaskan.

Informasi apa yang menurut Mbak Dwi perlu diketahui oleh pendana sebelum mencoba P2P syariah?

Menurut saya, kita harus memilih P2P yang sudah mempunyai izin dan terdaftar di OJK, jadi periksa dulu apakah P2P tersebut sudah berizin OJK seperti ALAMI. Kita juga harus mempelajari dulu invoice financing yang sedang diajukan, siapa payornya, berapa lama tenornya, seberapa besar ujrahnya, dan juga menyesuaikan dengan profil risiko pribadi masing-masing.

Nah, gimana? Hopefully, jawaban Mbak Dwi bisa memberikan gambaran yang lebih jelas tentang P2P dan membuat kamu jadi berani mencoba ya!

Platform peer-to-peer financing syariah ALAMI mempertemukan UKM dengan pemberi pembiayaan. Teknologi kami menganalisa ratusan data untuk menghasilkan pembiayaan yang memiliki kualitas dan kredibilitas yang baik. Daftar sekarang untuk menjadi pendana ALAMI dan nikmati kemudahan proses pembiayaan syariah yang lebih efisien, akurat dan transparan.