Puasa Senin Kamis merupakan suatu ibadah sunnah, yaitu ibadah yang sering dirutinkan oleh Rasulullah SAW dan juga merupakan suatu ibadah yang ditegaskan oleh Rasulullah SAW untuk dilakukan juga oleh sahabat-sahabatnya dan umat Muslim yang mampu melaksanakannya. Oleh karena itu, penting untuk umat Muslim memahami kenapa Rasulullah SAW melaksanakannya, apa saja keutamaannya, bagaimana niatnya, serta bagaimana manfaatnya.

Kenapa Rasulullah Melakukan Puasa Senin?

Rasulullah SAW pernah ditanya kenapa beliau sering melakukan puasa Senin. Ternyata, hari Senin mempunyai keutamaan tersendiri untuknya.

“Hari tersebut adalah hari aku dilahirkan, hari aku diutus atau diturunkannya wahyu untukku,” ujarnya dalam sebuah hadits yang diutarakan oleh Abu Qatadah Al-Anshari dan dicatat dalam HR. Muslim no. 1162.

Kenapa Rasulullah Melakukan Puasa Senin Kamis?

Bagaimana dengan ibadah puasa Senin Kamis? Rasulullah SAW mengungkapkan bahwa pada kedua hari tersebut, amal-amal manusia diperlihatkan kepada Allah SWT.

“Diperlihatkan amal-amal pada setiap hari Kamis dan Senin. Maka aku ingin amalku diperlihatkan saat aku berpuasa,” – HR. Tirmidzi.

Selain itu, Rasulullah SAW juga mengungkapkan bahwa pintu-pintu surga dibuka pada hari Senin dan Kamis, dan Allah mengampuni hamba-hambaNya pada hari tersebut.

“Pintu-pintu surga dibuka pada hari Senin dan Kamis. Maka semua hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu, diampuni kecuali seseorang yang antara dirinya dengan saudaranya terdapat permusuhan.” – HR. Muslim.

Bagaimana Melafalkan Niat Puasa Senin Kamis?

Panduan lengkap puasa Senin Kamis

Berbeda dengan puasa wajib di bulan Ramadhan, kamu tidak harus meniatkan untuk puasa malam sebelumnya pada puasa sunnah seperti puasa Senin Kamis. Kamu bisa melakukannya di pagi harinya, seperti misalnya saat sahur atau selepas sholat Subuh.

Baca Juga  Puasa Asyura: Niat dan Keutamaannya

Niat Puasa Senin:

“Nawaitu shauma yaumal itsnaini sunnatal lillahi ta’ala” yang artinya “Saya berniat puasa hari Senin sunnah karena Allah.”

Niat Puasa Kamis:

“Nawaitu shauma yaumal khomiisi sunnatal lillahi ta’ala” yang artinya “Saya berniat puasa hari Kamis sunnah karena Allah.”

Namun, kalau kamu memang sudah merencanakan, sebaiknya jangan lupa untuk sahur. Sahur merupakan bagian penting dari ibadah puasa dan terdapat keberkahan sendiri pada sahur dan waktu sahur.

“Sahurlah kalian, karena sungguh dalam sahur terdapat berkah,” – (baik Bukhari & Muslim keduanya menyepakati hadits ini).

Walaupun begitu, InsyaaAllah puasa kamu tetap sah tanpa sahur, selama mematuhi ketentuan lainnya yang tidak membatalkan puasa.

Manfaat Puasa Senin Kamis  

Melakukan puasa beberapa hari dalam sebulan secara rutin, termasuk diantaranya seperti kebiasaan melakukan ibadah puasa Senin Kamis, dapat memberikan manfaat yang sangat baik untuk kesehatan kamu, lho!

Pertama, kamu bisa mencegah penuaan dini. Dengan berpuasa secara teratur, kamu membantu tubuhmu mengalami reorganisasi atau pergantian sel-sel tubuh secara teratur. Dengan adanya peremajaan untuk organ dalam tubuh, jangan heran kalau kamu jadi merasa lebih segar dan sehat, juga muda selalu secara fisik.

Kedua, puasa sangat bermanfaat untuk kesehatan jantung kamu. Tahukah kamu? Ternyata, orang yang merutinkan puasa setidaknya sebulan sekali memiliki risiko 58% lebih rendah untuk terkena penyakit jantung ketimbang mereka yang tidak merutinkan puasa sama sekali. Selain itu, ada juga penelitian yang mengukur efek dari puasa selang-seling selama delapan minggu (dua bulan). Hasilnya? Ternyata hal tersebut bisa mengurangi kadar kolesterol jahat di dalam tubuh sebesar 25 persen! Wow!

Baca Juga  Wujudkan Impian Punya Rumah dengan KPR Syariah

Ketiga, puasa juga terungkap dalam sebuah penelitian, bisa menghambat sel kanker, dan keefektifan puasa sama dengan keefektifan kemoterapi dalam menunda pertumbuhan tumor.

Keempat, kamu juga bisa lebih mengontrol kadar gula darah kamu dengan merutinkan puasa. Jadi, puasa sangat baik untuk menghindari atau mengontrol penyakit diabetes karena bisa mengurangi insulin dan menurunkan kadar gula.

Panduan Lengkap Puasa Senin Kamis

  • Pastikan Kamu Sudah Mendapatkan Izin Suami

Jika kamu seorang perempuan yang sudah menikah dan ingin melakukan puasa sunnah Senin Kamis, pastikan kamu sudah meminta izin kepada suami dan suamimu sudah mengizinkan dengan ikhlas. Jangan sampai kamu berpuasa tanpa izin suami, karena puasa Senin Kamis adalah ibadah sunnah, sementara mentaati suami adalah ibadah wajib bagi seorang perempuan yang menjalani peranan sebagai seorang istri, dan di dalam Islam, ibadah wajib harus menempati urutan prioritas lebih atas dibanding ibadah sunnah.

  • Lakukan Sahur

Melakukan sahur memberikan berkah tersendiri untuk puasamu. Selain itu, kamu juga bisa lebih tahan lapar dan berenergi ketika menjalani hari dengan berpuasa. Qur’an (Surat Ali-Imran) juga menjelaskan waktu sahur sebagai salah satu waktu terbaik untuk meminta ampunan Allah, jadi kalau salah satu niat kamu melakukan puasa Senin Kamis adalah agar Allah dapat mengampuni dosa-dosa kamu, bisa juga kamu sempatkan sejenak untuk membaca istighfar, bertobat, berintrospeksi atas kesalahan kamu, merencanakan perbaikan dirimu, dan memohon ampun kepada Allah SWT.

  • Hindari Hal yang Membatalkan Puasa
Baca Juga  Serial Love & Money: Simak 6 Jurus Pengaturan Keuangan Rumah Tangga dari Pasangan Muda & Baru Menikah

Salah satu esensi ibadah puasa seperti diungkapkan dalam Qur’an Surat Al-Baqarah adalah membentuk ketakwaan dalam jiwa manusia. Pahami semua hal yang membatalkan puasa, dan hindari melakukan hal tersebut, yaitu makan, minum, dan berhubungan intim suami dan istri. Kamu juga harus bisa memahami hal-hal yang mengurangi pahala puasa, seperti misalnya berbohong, berkata kasar, berghibah, mengumpat, dan sebagainya. Jadi, sebisa mungkin hindari melakukan hal tersebut dan kontrol emosi kamu sebaik mungkin di saat puasa.

  • Berbuka Secepat Mungkin & Berdoa di Saat Berbuka

Ketika tiba waktu berbuka, usahakan sesegera mungkin membatalkan puasa kamu. Kalau kamu masih sibuk meeting, misalnya, usahakan setidaknya kamu sudah menyiapkan air minum atau sedikit cemilan sebelum berbuka, sehingga pada saat azan Maghrib berkumandang, kamu sudah dalam keadaan bisa membatalkan puasa.   

Di dalam Islam, dikenal saat-saat doa diterima, misalnya pada saat hujan atau di penghujung (sepertiga terakhir) malam. Nah, doa yang dilakukan pada saat berbuka puasa juga dikenal sangat makbul (diterima dan dikabulkan). Jadi, jangan lupa ungkapkan apa yang menjadi keinginan kamu ketika berbuka puasa Senin Kamis, ya! InsyaaAllah, akan diijabah oleh Allah SWT di waktu dan saat terbaik yang sudah ditentukan-Nya.  

Sumber Artikel:

Tribun News

Sumber Photo:

Unsplash by Richard Iwaki & Ali Arif Soydas

Platform peer-to-peer financing syariah ALAMI mempertemukan UKM dengan pendana. Teknologi kami menganalisa ratusan data untuk menghasilkan pembiayaan yang memiliki kualitas dan kredibilitas yang baik. Daftar sekarang untuk menjadi pendana ALAMI dan nikmati kemudahan proses pembiayaan syariah yang lebih efisien, akurat dan transparan.