Banyak dari kita yang mungkin sudah terlalu sering mendengar prinsip “uang tidak bisa membeli kebahagiaan.”

Hmmm, apakah benar? Kalau menurut Gertrude Stein, seorang penulis novel dari Amerika Serikat, “mereka yang bilang kalau uang tidak bisa membeli kebahagiaan hanya tidak tahu dimana mereka harusnya berbelanja.”

Hehehe…Gimana menurut kamu? Well, kalau menurut Mina, uang adalah alat. Kalau memang kamu perlu mengerahkan uang untuk kebahagiaan kamu, kenapa tidak? Yuk, simak tips dari ALAMI bagaimana caranya kita bisa memanfaatkan uang untuk kebahagiaan kita!

Membeli Waktu dan Kenyamanan

Kita bisa mendapatkan uang lebih banyak lagi, tapi tidak bisa membeli waktu yang sudah habis. Dengan menggunakan uang untuk membeli lebih banyak waktu dan kenyamanan, kamu bisa menggunakan waktu tersebut untuk melakukan hal-hal yang memberikan kamu kebahagiaan. Maksudnya gimana ya?

Kamu mungkin bisa outsource kegiatan pekerjaan rumah tangga seperti mencuci, membersihkan ruangan, dan menyetrika pakaian dengan membayar asisten rumah tangga atau menggunakan jasa profesional lainnya seperti jasa binatu (laundry). Sehingga, kamu bisa menggunakan waktu tersebut untuk mengerjakan hal lainnya yang membuat kamu happy.

Di masa pandemi, kalau memang tidak memungkinkan untuk menyewa jasa orang lain dan kalau kamu masih ada ekstra uang, kamu juga bisa mempertimbangkan pilihan untuk membeli robot pembersih. Sudah banyak robot pembersih vacuum cleaner yang bisa melakukan pekerjaan seperti menyapu dan mengepel ruangan yang bisa dibeli di marketplace.

Kalau melakukan kegiatan pekerjaan rumah tangga membuat kamu happy, coba pikirkan hal lainnya yang tidak kamu sukai dan bisa kamu delegasikan ke orang lain dengan uang. Kamu bisa menghilangkan waktu memasak dari jadwal harianmu dengan langganan catering makanan, misalnya.

Baca Juga  Ingat 8 Tips Berhemat Ini Untuk Keuangan Tangguh

Nah, hal ini baru bisa kamu lakukan jika memang kamu memang mempunyai uang ekstra. Artinya, kamu memang sudah melakukan kerja keras dan kemungkinan lumayan sibuk di pekerjaanmu. Hati-hati ya, jangan sampai kamu harus membayar sesuatu yang lebih dari uang yang kamu dapatkan per jam dalam pekerjaanmu. Pastikan bahwa setiap jasa yang harus kamu bayar punya harga per jam maksimal hanya 50% dari bayaran yang kamu terima dari pekerjaan kamu per jam-nya.

Membantu Teman dan Menyumbang

Kegiatan membantu teman dan menyumbang atau berdonasi kepada hal-hal yang kamu pedulikan bisa mengaktifkan sistem kesenangan di otak yang bisa meningkatkan perasaan harga diri kamu. Kamu juga bisa jadi merasa punya tujuan dalam hidup ini. Termasuk juga di dalam hal ini, melakukan berbagai anjuran agama untuk harta kita: mulai dari sedekah/infaq, memberikan zakat dan menunaikan kewajiban berkurban.

Kamu tidak harus menyumbang atau berdonasi secara cash langsung, tapi bisa juga misalnya dengan membawa makanan untuk teman-teman, membantu sebuah yayasan kemanusiaan mengumpulkan donasi dari lingkungan pertemanan kamu, dan sebagainya.

Kamu juga bisa mendukung orang lain lewat mendanai UKM yang membutuhkan pembiayaan produktif. ALAMI adalah platform pembiayaan peer-to-peer syariah yang mempertemukan UKM dan pemberi pendanaan. Teknologi kami menganalisa ratusan data untuk menentukan pembiayaan yang berkualitas baik. Yuk, daftar sebagai pendana ALAMI untuk memberikan pembiayaan yang aman, transparan, dan efisien.

Baca Juga  Simak Cerita Robin, Funder ALAMI: “P2P Lending di ALAMI Serba Transparan”

Membeli Ketenangan Pikiran

Apakah kamu punya urusan keuangan yang belum selesai? Misalnya, apakah kamu ada utang yang menumpuk? Kamu bisa mendapatkan kebebasan finansial dan memanfaatkan uang untuk kebahagiaan dengan membeli ketenangan pikiran. Caranya, coba bayar secepat-cepatnya utang yang kamu punya. Like a sprint, tentukan jumlah paling maksimal yang bisa kamu bayarkan untuk menyelesaikan utang setiap bulannya sehingga kamu bisa menyelesaikannya secepat mungkin.

Membeli Pengalaman, Bukan Barang

Berbagai riset telah menunjukkan bahwa kita bisa menemukan lebih banyak kebahagiaan dengan pengalaman, bukan hanya dengan membeli barang-barang. Coba deh test ketika kamu sedang butuh dorongan semangat baru. Mungkin kamu bisa gunakan sedikit uang untuk membeli pengalaman yang kamu suka. Misalnya, berkunjung ke café dengan dekorasi interior yang bagus, jalan-jalan ke tempat yang menarik, beli tiket pameran virtual, membeli konten menarik dari influencer yang kamu suka, atau langganan layanan streaming yang bisa memberikan kamu alternatif tontonan yang sangat menghibur.

Kebahagiaan yang kamu dapatkan dari pengalaman ini sangat ekstensif, mulai dari antisipasi ketika menunggu waktu pengalaman tersebut, ketika kita menikmati pengalaman itu sendiri, dan setelahnya ketika kita mengingat-ingat kenangan kebahagiaan kita dalam pengalaman tersebut.

Termasuk di dalamnya memanfaatkan uang untuk kebahagiaan kita, juga bisa dengan membeli pengalaman relijius/spiritualitas, misalnya dengan menunaikan kewajiban haji, melaksanakan sunnah umrah serta berkunjung ke Masjid Al-Aqsa. Izinkan pengalaman ini memberikan kebahagiaan yang dalam untuk jiwa kita.

Baca Juga  Penjelasan Zakat Fitrah, Dalil, Cara, Nominal, & Hikmahnya

Membeli Tambahan Waktu Luang

Kamu tidak bisa menjustifikasi pengeluaran bulanan untuk hiring asisten rumah tangga, outsourcing cuci baju dan harga robot masih terlalu mahal? Coba beli set ekstra/tambahan untuk hal-hal yang memang kamu pakai setiap hari. Ini adalah salah satu cara lainnya untuk kamu bisa memanfaatkan uang untuk kebahagiaan kamu. Misalnya, piring, mug/cangkir, sendok/garpu, sampai pakaian dalam seperti bra dan celana dalam. Kalau kamu memang tidak bisa mencucinya setiap hari, atau hanya bisa meluangkan waktu sekali setiap 2-3 hari misalnya, kamu bisa tetap enjoy dan santai karena punya stok ekstra! Tapi hati-hati ya, jangan sampai overspending dan menghabiskan tabungan kamu.

Yuk, coba beberapa tips di atas untuk memanfaatkan uang untuk kebahagiaan kamu dan lihat efeknya dalam hidup kamu!